Usung Jargon "Satu Suara", Solid Media Matangkan Audiensi ke Kanwil Kemenag Jabar

Sumber : Jurnalis Solid Media | Editor : Syahidin

Usung Jargon "Satu Suara", Solid Media Matangkan Audiensi ke Kanwil Kemenag Jabar

BANDUNG, warpol.id || Semangat kebersamaan mewarnai dua kali pertemuan komunitas Solid Media di Taman Wartawan, Bandung, Sabtu (26/9/2026).


Sebanyak 10 jurnalis dari berbagai media  yang rutin meliput Kementerian Agama (Kemenag) berkumpul untuk mematangkan rencana audiensi dan silaturahmi ke jajaran Kemenag.


Audiensi direncanakan menyasar Kanwil Kemenag Jawa Barat, serta seluruh Kantor Kemenag kabupaten/kota di lingkungan Kanwil Kemenag Jabar.

Dalam pertemuan itu disepakati susunan koordinator liputan. H. Deni Kusmana dipercaya sebagai Ketua Koordinator, didampingi Bambang Supriyatna sebagai Wakil Ketua, Anas Nasikhin sebagai Sekretaris, Muh.Syahidin sebagai Bendahara, Boy Iskandar dan Ade Iksan sebagai Humas, Asrimeri sebagai Fotografer, serta Hendy, Asep, dan Heriyanto di tim Investigasi.


Ketua Koordinator Solid Media, H. Deni Kusmana mengatakan, Solid Media dibentuk untuk membangun kemitraan yang sehat dan profesional dengan Kemenag.

"Pada intinya Solid Media akan bermitra dengan Kakanwil, para Kabid, Kepala Kemenag, dan seluruh stakeholder untuk membangun sinergi pemberitaan yang lebih baik, konstruktif, dan berimbang," ujar H. Deni.

Ia menegaskan, sesuai jargon _Satu Suara, Solid Media_, seluruh anggota berkomitmen menjaga kekompakan dan satu pintu dalam koordinasi liputan Kemenag

Kami ingin membangun kemitraan yang sehat antara insan pers dan Kemenag. Tidak ada lagi jalan sendiri-sendiri. Satu data, satu suara," tegasnya.

Para jurnalis berharap audiensi ini menjadi langkah awal sinergi pemberitaan yang konstruktif, sekaligus mempererat silaturahmi antara media dan lembaga keagamaan di Jawa Barat. (Syahidin)

0/Post a Comment/Comments

WARPOL
WARPOL

POLRI PRESISI

WARPOL

TOTAL VISITS :

BISON, BLITZ

WARPOL
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA

MOLLAR PROFESSIONAL

WARPOL
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA