Koperasi SMAN 14 Gelar Rapat Anggota Tahunan

Sumber : Jurnalis warpol.id Bandung | Editor : Syahidin

Koperasi SMAN 14 Gelar Rapat Anggota Tahunan


Kota Bandung, warpol.id || Koperasi Sekolah Menengah Atas Negeri 14 (SMAN 14) kota Bandung menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Sabtu, (10/01/26) di aula sekolah SMAN 14 jl. Yuda wastu pramuka kota Bandung.


Ketua koperasi SMAN 14, Diding Wahyudin, S. pd., ketika ditemui warpol.id menjelaskan, bahwa RAT bukan sekadar formalitas, melainkan forum tertinggi koperasi untuk menilai kinerja, menetapkan rencana kerja, laporan pertanggungjawaban. 

"Tujuannya  RAT ini merupakan suatu forum tertinggi produk pertanggungjawaban atas pengurus dan pengawas terkait dengan pekerjaan dan dipertanggungjawaban kepada anggota sebagai pemilik koperasi, Jadi kami itu hanya mengemban amanah melaksanakan dan koperasi lebih hudup".
Alhamdulillah untuk tahun ini atas dorongan dari berbagai pihak khususnya,  koperasi kita omsetnya walaupun menurun karena ada sesuatu hal akan tetapi SHU-nya naik, Kenapa omsetnya menurun  diantaranya terkait dengan layanan pengadaan seragam karena itu menyangkut kebijakan di luar, yang mana kebijakannya itu barangkali terkait dengan seragam, kita bingung juga, karena ada larangan terkait dengan seragam itu barangkali itu yang ada informasi di luar,  sebetulnya pihak sekolah itu tidak menjual seragam. Adapun siswa bisa membelinya di mana saja termasuk di koperasi diantaranya koperasi kami.

"Koperasi sebetulnya badan hukum atau lembaga yang terpisah dengan sekolah hanya kebetulan wilayah kerjanya kita sama, kita tidak diperalat, juga tidak memperhalus sekolah, kita bebas sebagai badan usaha yang diakui secara hukum."

Walaupun konsepnya menurun seperti yang saya katakan tadi,  sesuai dengan anggaran dasar kita, usaha utama kita adalah ada di perdagangan dalam bentuk toko, lalu ada tambahan, kita punya layanan Air, ini produksi kita air itu,  lalu ada tambahannya pengadaan seragam, yang lainya Simpang pinjam, jadi simpan pinjam itu bukan pokok, walaupun aset atau omsetnya besar gitu, pendapatan besar tapi penggunaan investasi di simpan pinjam kita tidak melebihi 50%, berdasarkan ketentuan kalau 50% atau lebih itu harus terpisah sehingga kita mempertahankan simpan pinjam itu untuk melayani teman-teman.


Lebih lanjut, ketua koperasi Diding Wahyudin mengatakan, Alhamdulillah  kita meningkat sekarang berapa ratus anggota kita itu bertambah satu dari tahun sebelumnya asalnya 60-2 sekarang menjadi 63 orang, karena kita betul-betul  menjunjung tinggi prinsip koperasi yaitu terbuka dan sukarela kita nggak bisa memaksa kepada teman-teman untuk bergabung dengan kita.


Tapi kita ingin menunjukkan bahwa Koperasi ini layak, alhamdulillah tadi bapak Pembina sudah menyampaikan menginginkan anak buahnya untuk bergabung semua, suatu harapan yang amat besar karena kita nggak bisa memaksa kalau kita memaksa salah lagi nanti jadi paksaan, SHU nya ada  peningkatan  semula 145 sekarang menjadi 156 Berarti sekitar 10%.


Kita juga akan taat pajak  dicadangkan terkait dengan pajak 17 juta dari SKU sesuai dengan ketentuan bahwa pajaknya adalah 22%. Tapi kita mendapat keringanan karena  kita belum mencapai 50 miliar. Ujarnya. 

Disinggung kekurangan divisi simpan pinjam yang belum terpenuhi, seperti yang dikatakan kepala dinas,  kita mestinya yang terbaik masuk nomubasi, nilainya juga bagus akan tetapi kita ada kekurangan diantaranya perizinan simpan pinjamnya belum keluar,  kenapa belum keluar karena kita terkendala dengan pajaknya,  pajak kemarin kita mengaktifkannya ke kantor pajak sehingga kita bisa lama juga ternyata bolak-balik ke kantor pajak, kendala dengan Administrasi nya. 

"Ketua Dekopinda Kota Bandung, Dr. H. Usep Sumarno, SH, SE, S.Ak, MM, M. Si, MH., dalam kata sambutannya memaparkan, pentingnya  koperasi dengan tujuan mensejahterakan anggota,  yang diawali dengan terobosan dan juga simpan pimjam. 

"RAT adalah wujud transparansi, akuntabilitas, dan demokrasi dalam mengelola koperasi,” ujarnya.

Kepala Dinas koperasi kota bandung, Dr. Ir kurniadi, mengatakan, Koperasi hari ini lagi mendapatkan perhatian dari pemerintah, 

Koperasi yang tumbuh dari bawah ini bagus sekali, bahkan koperasi SMAN 14 hampir masuk nominasi juara, karena sudah 88,9%, akan kinerja yang lebih baik, dan tahun ini koperasi ini bisa mendapatkan nominasi. Namun ada satu kelemahan nya koperasi ini salah satunya divisi simpan pinjam yang belum diurus. 

Koperasi ini bisa maju, bagaimana supaya keanggotaan ini bertumbuh salah satunya adalah mempertahankan anggotanya, ujarnya. (Syahidin)

0/Post a Comment/Comments

WARPOL
WARPOL

POLRI PRESISI

WARPOL

TOTAL VISITS :

BISON, BLITZ

WARPOL
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA

MOLLAR PROFESSIONAL

WARPOL
BERKUALITAS DAN TERPERCAYA