Sumber : Jurnalis warpol.id | Editor : Syahidin
Oleh : Budi Rahmawan, S.E
Garut, warpol.id || Beberapa pekan terakhir, warga Kabupaten Garut mengeluhkan maraknya pencurian motor (curanmor) dan aksi begal yang menyasar pengendara malam hari.
"Titik rawan dilaporkan muncul di ruas sepi antar kecamatan, terutama saat penerangan minim dan patroli jarang."
Kepolisian setempat mencatat peningkatan laporan dan menambah patroli mobile pada jam-jam kritis. Imbauan juga disebar: hindari rute gelap, kunci ganda kendaraan, dan segera hubungi layanan darurat jika melihat gerak mencurigakan.
Di tingkat warga, sejumlah kampung mengaktifkan kembali ronda malam serta grup komunikasi cepat untuk berbagi info titik rawan.
Pengamat sosial menilai fenomena ini terkait tekanan ekonomi dan rendahnya kesempatan kerja di sektor informal, ditambah mudahnya jual cepat barang hasil curian.
“Penegakan hukum penting, tapi harus dibarengi pencegahan sosial, pelatihan kerja, kegiatan pemuda, perbaikan lampu jalan,” kata seorang pegiat komunitas.
Warga berharap aparat konsisten menindak jaringan penadah, bukan hanya pelaku lapangan, agar efek jeranya terasa dan jalanan kembali aman untuk aktivitas harian, keadilan harus tetap ditegakan. (H.S/BR)
.jpeg)
Posting Komentar