Sumber : Humas (KEMENAG) | Editor : Syahidin
Kab. Kuningan, warpol.id || Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., mengajak para guru madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga harus menjadi pembelajar sepanjang hayat agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Hal ini disampaikannya di depan ratusan guru madrasah yang tergabung dalam Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-5 secara nasional di Diva Convention Hall, Kabupaten Kuningan, Selasa (30/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak kepada para guru maupun lulusan madrasah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kanwil telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya. Kerja sama tersebut memberikan kemudahan bagi guru madrasah yang ingin melanjutkan studi, termasuk ke jenjang magister (S2),” Dudu
Dudu menyampaikan bahwa jumlah guru honorer madrasah di Jawa Barat saat ini mencapai sekitar 102 ribu orang. Besarnya jumlah tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas sekaligus kesejahteraan guru madrasah.
“Terdapat tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam membangun organisasi profesi guru. Pertama, memberikan kontribusi berupa ide dan gagasan untuk memajukan organisasi. Kedua, menghadirkan manfaat bagi anggota melalui penguatan kebersamaan, peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta semangat belajar sepanjang hayat. Ketiga, menghadirkan nilai “islahun bainannas”, yakni membangun keharmonisan, kerukunan, dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” paparnya.
Dudu berharap melalui peringatan Hari Lahir ke-5 ini, PGMNI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah di Indonesia.
Peringatan Harlah ke-5 PGMNI ini dihadiri Staf Ahli Menteri Agama RI, Prof. Dr. Iswandi Syahputra, M.Si., Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Dr. Fesal Musaad, M.Pd.. Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI): Dijabat oleh Dr. M. Munir, S.Ag., M.A.. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdony, M.Si, Ketua Umum PGMNI, H. Heri Purnama, M.Pd.I., serta unsur DPR RI, Wakil Bupati Kuningan, anggota DPRD, dan Kepala Dinas Pendidikan. (Red)


Posting Komentar