Sumber : Humas Kanwil kemenag jabar | Editor : Syahidiin
Kontributor : Shinta
Kota Bandung, warpol.id || Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., melantik sejumlah pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, pelantikan berlangsung di aula Kanwil, Jl. Jend. Sudirman Kota Bandung. Jumat (20/2/2026),
"Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola kelembagaan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik."Kakanwil, Dudu menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama harus menjadikan kepemimpinan spiritual dan konstitusional sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas dan fungsi.
Menurutnya, kepemimpinan di Kementerian Agama bukan sekadar administratif, tetapi harus bertumpu pada nilai-nilai spiritual yang kuat serta berpedoman pada konstitusi dan regulasi yang berlaku.
“Jika kita tidak memiliki landasan spiritual dan konstitusional, maka kita bisa terbawa pada hal-hal yang tidak sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita. Landasan inilah yang harus menjadi pijakan dalam setiap kebijakan dan pelayanan,” tegasnya.Ia menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan pembinaan, pendidikan, serta menjaga dan membangun harmoni hubungan antarumat beragama. Peran tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya ketakwaan yang lebih sempurna di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Kakanwil menekankan bahwa pejabat eselon memiliki peran strategis sebagai pengendali kebijakan teknis sekaligus penggerak organisasi. Jabatan, menurutnya, bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memastikan kebijakan berjalan sesuai konstitusi.
“Jangan sampai kita melanggar aturan. Kita harus memahami konstitusi dan regulasi yang menjadi dasar kerja kita. Jabatan adalah amanah untuk menggerakkan organisasi dengan landasan spiritual,” ujarnya.
Dalam konteks pelayanan publik, ASN Kementerian Agama diminta untuk mengedepankan layanan yang cepat, tepat, transparan, dan ramah. Layanan yang diberikan harus bersifat solutif dan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Orientasi kita adalah pelayanan masyarakat yang cepat, tepat, transparan, dan juga ramah. Layanan kita harus menjadi solusi, katanya.
Tahun 2026, Kakanwil juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni, baik secara internal maupun eksternal. ASN diminta untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan para ulama, tokoh masyarakat, organisasi profesi, serta seluruh elemen masyarakat di kabupaten/kota masing-masing. Ia pun menegaskan bahwa loyalitas ASN harus ditujukan kepada negara, bukan kepada individu.
“Loyalitas kita adalah kepada negara, bukan kepada individu. Itu yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.Berikut pejabat yang terlantik :
1. Hj. BAIQ RAEHANUN RATNASARI, M.H., jabatan lama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat.
2. Dr. H. IRWAN NURJAMAN, S.Ag., M.Si., jabatan lama Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi.
3. H. RAMLAN RUSTANDI, S.Ag., M.Si., jabatan lama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung.
4. H. ABDUL QOHAR AZIJ, S.Ag., M.M.Pd., jabatan lama Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur.
5. Drs. H. MOHAMMAD ALI ABDUL LATIEF, M.Ag., jabatan lama Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung.
6. Drs. H. AHMAD PATONI, M.M., jabatan lama Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, jabatan baru Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.
7. H. AHMAD SYUKRI, S.S., jabatan lama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, jabatan baru Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. (Syahidin)


Posting Komentar